Monday, June 9, 2008

Membunuh Rindu

Kembali pena dan kertas putih ini
menemani kesunyian

ada rindu yang bersembunyi
ada penantian yang terabaikan
ada tanya yang terus berputar
ada teriakan yang tak lagi terdengar suaranya
dan semuanya bisu
menyumpat mampat
padat di sudut yang tak terlihat

Kembali berulang ….
terasa betul angin yang kosong itu
meski berhembus bisu dan diam-diam

Kembali berulang …
riuh keramaian yang terdengar sunyi di sini
poranda kekacauan yang tak bermakna di sini

Diam yang mulai gelisah
Bisu yang ingin kembali bernyanyi
Berontak ... namun tak kuasa

Entah roh apa penyebabnya
Namun, pena dan kertas dan rindu
ada dan tetap setia

No comments: