(pesanku pada diri,
kusimpan untuk saatnya nanti)
Apa yang kau tinggalkan
di bentangan panjang hamparan pasir
di sepanjang jalanmu
Jejak-jejak makna yang nyata
kemudian hilang terhembas gelombang?
Atau cerita kejayaan
pengantar tidur anak cucumu?
tentang kejayaan atau kegagalan
yang tak patut di panut dan diruntut
Atau harta dan kesenangan?
yang kemudian menikam dalam
tepat dari punggung tembus ke jantung
sehingga kau sulit bernafas
meski dalam kubur
Tanahkah?
potongan kecil dari petak tanah itu
rumah megah
rumah masa depan tempat kembali
Kau lupa wariskan senyum
kebahagiaan dan sari kehidupan
hasil perahan umur bertahun-tahun
Kenapa kau ingkar
dan sembunyi
dibalik rentaan dan sifat kekanakanmu
yang kau puja dan agungkan
tanpa dapat terkendali
Rentalah dengan besar
Tualah dengan sadar
dan akhiri perjalanan dengan senyuman
karena semuanya telah, sedang, dan akan terjadi
dengan baik dan sempurna
Dan katakan bahwa
”aku patut tersenyum”
........................
Tugasku telah selesai
(10/02 04)
No comments:
Post a Comment