Tuesday, June 3, 2008

Bodo Amat ...

Hari ini aku sudah menelan habis diriku sendiri. Dan jadilah aku pria tanpa prinsip. Aku yang membuat dan aku pun yang menggagalkan. Mengkhianatinya. Dengan sadar dan tanpa pembelaan. Rasanya, sia-sia mengurai panjang dan lebar sebuah kesimpulan tentang filosofi hidup dan bukan hanya itu. Aku mempertentangkannya. Aku konfrontir seluruh gagasan yang bertolak belakang dengan prinsipku. Dan gilanya, aku berhasil membuat mereka terangguk-angguk. Bukan hanya itu, mereka berhasil aku buat malu. Setidaknya malu pada diri sendiri. Mereka telak aku bantai. Ironisnya, sekarang aku sedang berdiri di depan cermin besar. Namun aku justru mengaguminya. Tanpa ada secuil rasa yang janggal. Narsisme Ironicular. Gejala kegilaan sesaat yang membanggakan, dan secara ironi hanya dilihat dari satu sisi. Biarlah ... biarkan saja ... aku sedang ingin menjadi orang lain. Atau setidaknya, dia akan jadi sahabatku. Sahabat khayalan... hehehe ternyata sifat kekanak-kanankan perlu juga, dan sering kali bisa jadi solusi masalah-masalah pelik. Masalah pertanggung jawaban, biarkan saja semua itu milik dan kewajiban orang-orang besar mengurusinya ....

( 15th January 2007)

No comments: