(utk adik kecilku Niken jangan cemas – jgn takut)
Rahasia semesta tak sirna
meski lilin itu kau hembuskan
Nafas itu, justru kan sibakkannya
untukmu seorang.
Sabar, sadar, dan syukur
pejamkan mata
dan lintasan keindahan
justru terekam pada doa-doa yang tak berjawab
Maknai lilin
Warnai kedip nyalanya
Selami cahayanya
Dan sentuh lembut hangat apinya
Biarkan ia terhembus dan kembali
karena ada makna dalam lelehnya
ada berkah dalam kerlipnya
ada doa dalam hembusannya
ada cinta dalam hangatnya
Pejamkan matamu
dengarkan lembut senandungnya
Tanpa kata, katakanlah:
”Terima kasih, Tuhan.”
(3 Agustus 04, 00.30)
No comments:
Post a Comment