Friday, May 11, 2007

15. Batu Neraka

Lontaran batu neraka
menganga tepat di dada
hanguskan hati yang sisa tak sebarapa
mengecoh jiwa yang bodoh sejak mulanya
       saat kukira nikmat itu
       nukilan dongeng surga
       cerita pengantar mimpi tidurku

Lontaran batu neraka
bersarang dan mencuri semua yg kupunya
merampas seluruh doa mama
meluruhkankan semua
ekor akar kecambah
yg nyaris keluar meski malu-malu
busuk sudah – impian bunga
layu pula kenangan
dan kisah yg belum sempat dimulai

Namun ...
penatnya akrab di sini
dan nikmatnya menyatu sudah

Batu neraka lebur dalam daging
nyatu jadi benulang
cair bersama darah yang enggan mengalir
       menyumbat mampat telinga – pekak cinta
       menyumpal mulut - menali lidah suci
       menggumpal mata - mengaburkan tanda

Batu neraka darimana datangnya?
kini jadi raja
dan aku tetap enggan berpaling.

No comments: